wb_sunny

Breaking News

Masyarakat Tidak Bisa Tunda New Normal

Masyarakat Tidak Bisa Tunda New Normal


Mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Chatib Basri menilai wajar jika banyak masyarakat meminta pemerintah menerapkan new normal atau tatanan hidup baru meski pandemi virus corona atau Covid-19 belum berakhir.

Menurutnya, hal tersebut karena negara dianggap tak bisa memberikan jaminan pada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Mereka enggak bisa menunda new normal. Lulusan SD informal hasilnya PSBB bisa ke middle and upper class kalau enggak ada proteksi. Negara enggak sanggup sediakan social protection mereka akan maksa buat aktivitas,” kata Chatib.

Apabila negara sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat, dirinya meyakini pasti masyarakat memilih untuk menunda new normal. Sebab, laju pertumbuhan kasus baru Covid-19 masih nampak melonjak setiap harinya.

“Situasi buat menengah ke bawah sangat berat. Menengah atas juga berat,” katanya.

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyampaikan hasil survei tentang kondisi ekonomi di masa Covid-19 dan respons kebijakannya. Hasilnya, sebanyak 80% masyarakat menyetujui kebijakan pemerintah melakukan transisi new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi corona. Sementara masyarakat yang tidak setuju new normal 15%.

"Lebih spesifik lagi, 92% setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan bekerja di luar rumah. Demikian juga, 93% setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan penggunaan tempat ibadah, dan 90% setuju dengan kebijakan pemerintah yang telah melonggarkan aturan penggunaan transportasi umum," kata Direktur Media SMRC Ade Armado.

Survei dilakukan pada 18-20 Juni 2020 dengan teknik asumsi random sampling. Survei dilakukan melalui wawancara telepon dengan 1978 responden di seluruh Indonesia. Adapun margin of error hasil survei sebesar 2,2% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar